Sigit Irfansyah Alumni Yang Dipercaya Pimpin STTD

Selasa, 01 November 2016 03:11 pm
Bagikan berita ini   
  


Sigit_Irfansyah

JAKARTA (Beritatrans.com) – Sigit Irfansyah adalah salah satu alumni Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD) yang cukup sukses. Sigit lahir dan dibesarkan dari kampus STTD dan kini dipercaya menjadi orang nomor satu di sekolah transportasi darat di daerah Tambun, Bekasi, Jawa Barat itu.

Pak Sigit, begitu biasa disapa, resmi dilantik menjadi Ketua STTD, bersama 166 pejabat Kementerian Perhubungan lain di Jakarta, Jumat (7/10/2016). Sigit menggantikan seniornya Zulmafendi, yang dipromosikan menjadi Kapusbang SDM Perhubungan Darat, BPSDM Perhubungan.

Sigit adalah alumni D-III LLAJ STTD Tahun 1988. Kemudian menyelesaikan D-IV Transportasi Darat di kampus yang sama tahun 1994, sebelum akhirnya mengambi S-2 Transportasi di Unisa Australia lulus tahun 1997.

Sigit merupakan putra kedua dari alumni STTD yang dipercaya memimpin sekolah-nya setelah sebelumnya Bapak Christiono yang juga alumni pernah menjadi komandan di salah satu UPT BPSDM Perhubungan Darat.

Kementerian Perhubungan, khususnya BPSDM Perhubungan berharap, tampilnya alumni ke pucuk pimpinan di STTD mampu membawa perubahan ke arah yang lebih baik.

“STTD Bekasi kini sudah menjadi BLU dan sekolah ini harus mampu memberikan pelayanan yang terbaik. Selain itu juga kreatif mencari sumber-sumber penerimaan baru secara legal dan setor ke kas negara dalam bentuk Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP),” kata Kepala BPSDM Perhubungan Dr. Wahju Satrio Utomo, di Jakarta akhir pekan lalu.

Kampus STTD di bawah kepemimpinan Zulmafendi dan juga para seniornya telah tumbuh dan berkembang menjadi lembaga pendidikan yang baik dan terpercaya. Salah satu indikatornya adalah makin banyak Pemda yang menjalin kerja sama dalam program pembibitan dengan STTD.

Asman Serahkan SK

“Kepercayaan masyarakat kepada STTD makin baik. Mereka ramai-ramai mengirimkan putra terbaiknya untuk belajar di STTD dan dibiayai dengan APBD mereka. Mereka itu harus bisa dilayani dengan baik bahkan ke depan bisa meningkat lagi jumlah taruna regular dan taruna pembibitan di STTD,” harap Tommy.

Melihat rekam jejak dan prestasi Pak Sigit selama ini, menurut Tommy, pimpinan Kementerian Perhubungan berharap tidak salah menunjuk pria kelahiran Jakarta tahun 1965 ini menjadi pemimpin di STTD.

“Kini waktunya (Pak Sigit) untuk membuktikan, alumni STTD adalah orang-orang hebat. Dia bukan hanya mampu meniti karier di luar tapi juga piawai dan jago memimpin almamater yang telah mendidik dan membesarkannya,” tegas Tommy.(helmi)


Beri Komentar untuk Berita Ini