SEBANYAK 566 TARUNA/I STTD MENERIMA VAKSIN DIFTERI

Sabtu, 13 Januari 2018 12:01 pm
Bagikan berita ini   
  


BEKASI – Sebanyak 566 Taruna/i Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD) yang terdiri dari berbagai jurusan dan program studi telah menerima vaksin Tetanus Diphteria (TD) pada Jumat (12/1) di STTD Cibitung, Bekasi – Jawa Barat.
Pemberian vaksin ini dilakukan sebagai langkah pencegahan terhadap penyakit Difteri yang sangat berbahaya karena dapat menimbulkan korban jiwa.
Pelaksanaan pemberian Vaksin TD ini dilakukan oleh STTD bekerja sama dengan pihak Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui Puskesmas Wanasari Cibitung Bekasi yang melibatkan tim kesehatan dari kedua belah pihak.
dr. Rani Sari Taher dari Puskesmas Wanasari menyatakan bahwa pemberian vaksin TD ini merupakan program pemerintah yang wajib untuk usia 19 tahun kebawah di Kabupaten Bekasi. “Pemberian vaksin ini sebagai upaya mencegah penyebaran difteri. Imunisasi yang dilakukan hari ini adalah tahap pertama dari 3 tahapan yang seharusnya dilakukan sesuai standar yang ada. Pemberian vaksin TD tahap kedua akan dilakukan tepat 1 bulan setelah tahap pertama, sedangkan tahap ketiga akan dilakukan 4 bulan setelah pemberian vaksin TD tahap kedua”, papar Rani.
dr. Aslifah selaku Kepala Poliklinik STTD Bekasi menyatakan bahwa pemberian vaksin ini sangat penting bagi taruna STTD. “Kami sangat mendukung program ini” ujar Aslifah.
Fessa Mahardika, salah satu taruni program studi Diploma III LLAJ mengatakan bahwa pemberian vaksin ini sangat penting dan telah menghilangkan rasa khawatir karena pemberitaan tentang bahaya penyakit Difteri selama ini. “Kami mengucapkan terima kasih atas pelaksanaan pemberian vaksin ini karena memberikan rasa nyaman kepada taruna/i dalam menjalankan proses belajar di asrama, tambah Fessa.

Senada dengan hal tersebut, Ketua STTD Bekasi, Suharto, mengungkapkan bahwa pemberian vaksin ini merupakan langkah pencegahan utama terhadap wabah penyakit Difteri. “Kesehatan merupakan salah satu faktor utama dalam proses belajar para taruna kami, sehingga kami harus segera mengambil tindakan pencegahan melalui pemberian vaksin TD ini” ungkap Suharto.
Suharto juga menambahkan bahwa selain tindakan pencegahan sebagaimana yang dilakukan saat ini, pihaknya juga akan tetap mendorong para taruna/i untuk selalu menjaga kebersihan diri sendiri dan lingkungannya. “Kami juga terus menerus mendorong agar semua pihak yang terlibat dalam kegiatan di STTD untuk menjaga kesehatan dan juga selalu menjaga kebersihan sehingga proses belajar dapat berjalan dengan baik”.

HUMAS STTD BEKASI


Beri Komentar untuk Berita Ini