Hari AIDS Sedunia diperingati setiap 1 Desember diperingati di seluruh dunia



 

Hari AIDS Sedunia diperingati setiap 1 Desember diperingati di seluruh dunia.

Sebagai bentuk kepedulian, keprihatinan dan semangat untuk pencegahan dan pengendalian HIV dan AIDS AIDS Commission (KPA) Samarinda mengambil mahasiswa, saat aksi Hari AIDS Dunia di Crossroads Mall Lembuswana- Vorvo, Kamis (12/01 / 2016).

Ratusan siswa bertebaran di trotoar Dr Sutomo, taman pinggir jalan S Parman, median dan trotoar Letnan Suprapto, median dan trotoar M Yamin Kecamatan Samarinda Ulu spanduk tercatat kompak, teks, bunga, pita merah, dan selebaran bertema masyarakat Gerakan Hidup Sehat .

Data dari kasus AIDS HIV KPA Samarinda di Samarinda adalah yang tertinggi di antara kabupaten / kota di Kalimantan Timur, dari tahun 1997 sampai September 2016 tercataat 1.446 orang saat ini terinfeksi HIV.
Baca: Warung remang-remang ATM di Trans Kalimantan Butuh Kondom Jawaban NAC

Dan 20 orang yang meninggal karena AIDS.

Rincian infeksi HIV:

Ibu Rumah Tangga 244 orang, siswa 9 siswa 14 orang, PNS 37 orang, balita 90 orang, 599 orang pribadi, TNI / Polri 4 dan lainnya kerja 449 orang.

Presentasi penularan HIV melalui transmisi sholat dhuha seksual dan 81 persen penasun yang tidak steril 11 persen, 8 persen dan penyebab lain pada usia yang paling berada di usia produktif antara 15-49 tahun.
hari AIDS
Perawat bergabung dengan siswa dari 200 panggilan untuk mengingatkan AIDS hidup lebih sehat. (Tribunkaltim.co/Nevrianto Hardi Prasetyo)

Aksi Hari AIDS Sedunia diikuti mahasiswa STIKES Muhammadiyah, mahasiswa Fakultas Unmul Kesehatan Masyarakat, mahasiswa STIKES Wiyata Husada, Pemprov Kaltim Keperawatan dan Kesehatan Pekerja Perawatan Rumah Sakit.

Koordinator bidang Unmul Fakultas Kesehatan Masyarakat, dan BEM STIKES Muhammadiyah Bayu dan Alifah menyuarakan bahaya HIV dan AIDS yang dapat terjadi melalui hubungan seksual ak aman, obat pemaikan melalui jarum.

"HIV adalah penyakit yang berbahaya, tetapi pasien tidak sepenuhnya berbahaya. Melalui aksi kolektif siswa dari hari ini kita meningkatkan kesadaran orang dengan HIV AIDS (ODHA) tidak perlu dijauhi. Untuk pencegahan HIV-AIDS, kita harus juga meningkatkan kesadaran kondom kontrasepsi bukan solusi, "katanya,

Perawat dari Rumah Sakit Angkatan Darat, Hadi Sunandar menanggapi tindakan serius dan santai.

"Orang-orang harus lebih memahami bahaya penderita HIV-AIDS di Kalimantan Timur adalah cukup banyak seperti gunung es. Kami 11 perawat dari Rumah Sakit Angkatan Darat berharap kita semua peduli tentang AIDS," katanya

Please login or Mendaftar to Submit Answer


Pertanyaan Terkait


Pertanyaan Terbaru


Pertanyaan Populer