Kementerian Agama RI Libatkan STTD Untuk Tangani Layanan Transportasi Haji Tahun 2017 di Arab Saudi

Selasa, 24 Januari 2017 09:01 am
Bagikan berita ini   
  


BEKASI – Kementerian Agama RI setiap tahunnya senantiasa berupaya untuk meningkatkan kualitas layanan haji bagi warga negara Indonesia di Arab Saudi. Layanan ini mulai dari keberangkatan, catering, pemondokan, informasi dan yang tak kalan penting masalah transportasi. Dari hasil survai Kemenag, beberapa tahun terakhir kualitas layanan haji menunjukkan trend meningkat. Hasil survai ini tentu menjadi motivasi dan pemacu semangat untuk memberikan pelayanan yang lebih baik lagi.

Untuk mewujudkan hal ini, Kemenag khususnya Direktorat Jenderal Pelayanan Haji dan Umroh melakukan berbagai upaya sebagai persiapan menghadapi musim haji tahun 2017. Salah satu layanan yang perannya sangat vital pada kesuksesan layanan haji dan mendapatkan perhatian serius adalah layanan transportasi jamaah. Pada penyelenggaraan haji tahun 2016, layanan bidang transportasi termasuk yang mendapatkan penilaian positif dari jama’ah sebagaimana disampaikan oleh Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri, Hj. Sri Ilham Lubis. Namun capaian ini tentu tidak boleh membuat berpuas diri. Adanya tambahan kuota haji sebanyak kurang lebih 50 ribuan buat haji Indonesia untuk tahun 2017 tentu menuntut upaya yang lebih keras untuk paling tidak mempertahankan apa yang sudah dicapai.

MOU KEMENAG

Salah satu terobosan yang dilakukan Kemenag adalah menggandeng Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD) dalam mengelola layanan transportasi haji di Arab Saudi. Saat kunjungan ke STTD (30/11/2016), Sri Ilham Lubis menyampaikan bahwa selama ini pengelolaan transportasi haji di Arab Saudi terutama dalam penentuan rute bus dan titik kumpul jama’ah (baca : halte) tidak menggunakan kajian teknis dan cenderung bersifat spekulatif, sehingga kurang optimal. Untuk memperbaiki hal tersebut, Kemenag akan melibatkan akademisi untuk layanan tahun ini.

Ketua STTD, Sigit Irfansyah, ATD, MSc mengatakan bahwa STTD merasa sangat terhormat telah diberi kepercayaan oleh Kemenag untuk membantu layanan transportasi haji 2017. Sigit mengatakan bahwa ini adalah peluang yang sangat baik bagi STTD untuk menjalin kerjasama dan berkolaborasi dengan berbagai instansi.

“STTD memiliki kapabilitas untuk mengelola transportasi haji di Arab Saudi karena selain memiliki dosen dan instruktur yang kompeten, juga didukung dengan software transportasi untuk melakukan simulasi transportasi haji. Diharapkan hasilnya nanti akan dapat menggambarkan kondisi riil di lapangan sehingga dapat menekan biaya tranportasi haji secara signifikan” ucap Sigit.

MOU KEMENAG2

Selasa (17/01/2017), Ketua STTD didampingi beberapa pejabat melakukan kunjungan balasan ke kantor Kemenag. Maksud kujungan ini adalah untuk menindaklanjuti rencana kerjasama dan melakukan pembicaraan yang lebih konkrit terkait pengelolaan transportasi haji. Salah satu point yang disepakati adalah rencana melibatkan tim STTD untuk melakukan survai pendahuluan (recognaissance) ke Arab Saudi pada bulan Pebruari.

Ketua STTD telah menunjuk Dr. Efendhi Prih R, MT sebagai ketua tim kajian transportasi haji 2017. Dalam pelaksanaannya, Dr Efendhi akan dibantu oleh beberapa instruktur pemodelan transportasi dari Jurusan D-IV Transportasi Darat. Jika program ini sukses, Kementerian Agama berencana melanjutkan kerjasama untuk beberapa tahun ke depan. Semoga Sukses! (Red : Novan Hidayat)


Beri Komentar untuk Berita Ini