Gandeng Dishub NTB, STTD Adakan Diklat Pemberdayaan Masyarakat di Mataram

Selasa, 13 November 2018 09:11 am
Bagikan berita ini   
  


Sekolah Tinggi Transportasi Darat, bekerja sama dengan Dinas Perhubungan Provinsi Nusa Tenggara Barat, melaksanakan 4 angkatan Diklat Pemberdayaan Masyarakat di Mataram. Diklat akan dilaksanakan mulai tanggal 12 hingga 14 November 2018.

Pembukaan diklat dilaksanakan di Fave Hotel Mataram. Acara diikuti oleh 120 peserta diklat beserta panitia dan tamu undangan dari daerah setempat. Sambutan dari STTD diwakili oleh Kepala Bagian Administrasi dan Ketarunaan, Tonny Agus Setiono. Laporan Pendidikan dibacakan oleh Kepala Sub Bagian Administrasi Ketarunaan dan Alumni, Eka Arista. Diklat dibuka oleh Asep Supriyatna, Kepala Bidang Darat, Dinas Perhubungan Provinsi Nusa Tenggara Barat. Turut hadir pula Ketua Organda NTB, Kepala Bidang Darat Dinas Perhubungan Lombok Barat, dan perwakilan dari SMK.

 

Dalam pidatonya, Asep Supriyatna menyampaikan rasa terima kasih kepada STTD yang telah memilih Nusa Tenggara Barat dalam melaksanakan Diklat Pemberdayaan Masyarakat. “Berdasarkan data kecelakaan lalu lintas dari tahun 2013, terdapat 500 orang meninggal dunia per tahun. Posisi bulan Oktober kemarin tercatat ada 400 korban meninggal karena kecelakaan. Jika dirata-rata, berarti dalam sehari ada minimal 1 orang meninggal dunia karena kecelakaan di NTB.  Sedangkan kejadian kecelakaan tercatat ada 2000 kali pertahun.  Posisi kita sudah melebihi rata-rata nasional kecelakaan lalu lintas. Ini yang perlu disikapi bersama. Apakah itu terjadi karena kita kurang tertib berlalu lintas, atau memang kita kurang faham berlalu lintas,” demikian paparnya. Dia berharap penyelenggaraan diklat ini bukan yang terakhir kalinya dilaksanakan di NTB.

Prosesi Simbolik Penyerahan Tanda Peserta

Empat angkatan Diklat Pemberdayaan Masyarakat yang dilaksanakan di Mota Mataram antara lain Diklat Manajemen Kepengusahaan Angkutan Umum, Diklat Orientasi Lalu Lintas Jalan, Diklat Keselamatan Berlalu Lintas Jalan, dan Diklat Emisi Gas Buang. Selain diikuti oleh 30 SMK, peserta juga berasal dari masyarakat umum.

Tahun ini Sekolah Tinggi Transportasi Darat mengemban amanat untuk menyelenggarakan diklat pemberdayaan masyarakat dengan target peserta sebanyak 4.230 orang. Hingga pertengahan November ini, target yang tersisa adalah 11 angkatan diklat, dengan jumlah peserta 30 orang untuk masing-masing angkatannya. (rhm)


Beri Komentar untuk Berita Ini