Kontak Kami

Jl. Raya Setu No. 89 Bekasi 17520
Phone : +62 21 8254 640
Fax : +62 21 8260 8997
Website : http://www.sttd.ac.id
Email : info@sttd.ac.id

Direktur PTDI-STTD Kunjungi SesKoAU

Foto bersama Direktur Politeknik Transportasi Darat Indonesia (PTDI)-STTD Hindro Surahmat, ATD., M.Si dengan Komandan Seskoau Marsda TNI Samsul Rizal, S.I.P., M.Tr (Han).,

Direktur Politeknik Transportasi Darat Indonesia (PTDI)-STTD Hindro Surahmat, ATD., M.Si beserta rombongan kunjungi Sekolah Staf dan Komando Angkatan Udara (Seskoau), Lembang. Selasa (06/10/2020).

Komandan Seskoau Marsda TNI Samsul Rizal, S.I.P., M.Tr (Han)., menyambut dan menerima langsung kunjungan di Gedung Widya Yudha, Pusat Olah Yudha, Seskoau. Kunjungan ini dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan di PTDI-STTD, Bekasi, dengan mengadakan studi banding ke Sekolah Staf dan Komando Angkatan Udara (Seskoau) yang turut didampingi Wakil Direktur II DR. Gloriani Novita, M.T., Wakil Direktur III DR. Ocky Soelistyo Pribadi, M.T., Kaprodi D III Manajemen Transportasi Perkeretaapian Ir. Bambang Drajat, M.M., Kaprodi D III Manajemen Transportasi Jalan Rachmat Sadili, M.T., dan Kasubbag Administrasi Tenaga Pendidik dan Kependidikan Susi Sulistyowati, S.S., M.M.

Komandan Seskoau menyampaikan rasa bangga dan terima kasih mendapat kunjungan dari PTDI-STTD. “Suatu kehormatan bagi kami mendapat kesempatan dikunjungi bahkan menjadi obyek studi banding lembaga pendidikan,” ujarnya seraya menjelaskan Seskoau merupakan lembaga pendidikan pengembangan umum tertinggi di TNI Angkatan Udara yang bertugas menyiapkan generasi masa depan, pemimpin masa depan TNI Angkatan Udara. Sejak didirikan tanggal 1 Agustus 1963 lalu, Seskoau telah meluluskan 5.600an Perwira Menengah dan saat ini sedang berlangsung Seskoau Angkatan Ke-57 yang diikuti 150 Perwira Siswa (Pasis) terdiri 140 Perwira TNI AU, 2 Perwira TNI AD, 2 Perwira TNI AL, 2 Perwira Polri dan 4 Perwira Negara Sahabat dari Amerika Serikat, Singapura, Malaysia, India dan juga sedang berlangsung Sekolah Staf Angkatan Udara (Sesau) Angkatan Ke-14 yang melaksanakan pendidikan out campus secara daring karena pandemi Covid-19. “Meskipun dilaksanakan secara daring tetapi esensi pendidikan dan proses belajar mengajar tidak berkurang,”ujarnya.

Sejak 24 September lalu, lanjutnya, Kasau Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, S.E., M.P.P.  telah meresmikan peluncuran Politeknik Angkatan Udara dan membuka Prodi Magister Terapan Strategi Operasi Udara yang turut diapresiasi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim, B.A., M.B.A., dengan harapan lulusan Seskoau kedepan menjadi SDM unggul, semakin profesional dibidangnya dan mampu membantu pembangunan nasional.

Melalui studi banding ini, lanjutnya, Seskoau dan PTDI-STTD dapat membangun komunikasi, kerja sama yang erat serta pertukaran informasi yang nantinya dapat meningkatkan hubungan yang baik dibidang pendidikan dalam rangka menghasilkan SDM unggul guna mendukung program pemerintah menuju Indonesia Maju.

Setelah itu, Direktur PTDI-STTD beserta rombongan mengunjungi fasilitas di Seskoau yang didampingi Dirdik Seskoau Kolonel Pnb Tahyodi, S.AP., Kakordos Seskoau Kolonel Lek Supriyanto, S.E., M.Si (Han)., Kapusoyu Seskoau Kolonel Pnb Nurtantio Affan, S.E., M.H., Kadepiptek Seskoau Kolonel Lek Endro Hermawan, Kadepops Seskoau Kolonel Nav Ari Sutopo meninjau Gedung Widya Mandala I dan Perpustakaan.

sumber : tni.mil.id | Seskoau

Lawan Covid-19 : Direktur PTDI – STTD Bersama Jajaran Civitas Gelar Aksi Sosial Bina Lingkungan

Direktur PTDI-STTD Hindro Surahmat memberikan sembako kepada ojol yang terdampak Covid 19

Bekasi, 14 April 2020 – Sebagai salah satu aksi solidaritas bagi masyarakat dalam menghadapi Pandemi Virus Corona (Covid-19), Direktur Politeknik Transportasi Darat Indonesia – STTD beserta jajaran civitas akademika melaksanakan kegiatan Aksi Bina Lingkungan di sekitar kampus, utamanya di Desa Cibuntu Kecamatan Cibitung Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Selasa (14/4).

“Sesuai dengan arahan dari Bapak Menteri Perhubungan RI @budikaryas melalui Kepala BPSDMP @sugihardjo_242 sekolah – sekolah di lingkungan BPSDMP berupaya untuk memberikan kontribusi yang nyata dan maksimal kepada masyarakat yang terkena dampak selama masa pandemi Covid-19 dengan cara memberikan paket sembako, multivitamin, masker, hand sanitizer, dan disinfektan yang saat ini sangat dibutuhkan.”

Aksi sosial ini dalam upaya membantu masyarakat dalam menghadapi Pandemi Virus Corona (Covid-19) sekaligus mencegah penyebaran Virus yang lebih luas.

“Ditengah Pandemi  Virus Corona (Covid-19) pemerintah membuat kebijakan untuk #stayathome #dirumahaja yang harus kita dukung bersama. Virus corona merupakan virus berbahaya dan mematikan yang penularannya melalui manusia sehingga kami himbau kepada semua masyarakat untuk menggunakan masker dan rajin mencuci tangan. Semoga aksi bina lingkungan yang PTDI-STTD lakukan ini bermanfaat, tetap jaga kesehatan, makan makanan yang bergizi dan mari bersama memutus rantai penularan dengan cara #dirumahaja.”

Harapannya melalui bantuan tersebut dapat membantu meringankan yang terdampak serta mendukung upaya percepatan pencegahan dan penanganan Covid-19 di Kabupaten Bekasi. Bersama kita bisa menghentikan penularan Virus Corona (Covid-19) Semoga kita semua selalu sehat dan tetap semangat. (AG)

PTDI-STTD Gelar Rakor Polbit Daerah

Rapat Koordinasi Pola Pembibitan Pemerintah Daerah Politeknik Transportasi Darat Indonesia (PTDI) – STTD Tahun 2020.
.
Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka persiapan seleksi penerimaan calon taruna (SIPENCATAR) pola pembibitan Pemerintah Daerah PTDI – STTD tahun 2020/2021, Kamis (5/3/2020) Hotel Grand Mercure Kemayoran Jakarta.
.
Penyelenggaraan Rapat Koordinasi ini dimaksudkan sebagai wahana Konsolidasi antara PTDI – STTD dan Pemerintah Daerah mengenai pola pembibitan bagi taruna dan taruni sehingga dapat dirumuskan langkah strategis untuk meningkatkan kinerja dalam peyelenggaraan pola pembibitan yang lebih efektif, “papar Direktur PTDI – STTD Hindro Surahmat” dalam sambutan pembukaan Rakor Polbit Pemda Tahun 2020.
.

Tujuan dalam penyelenggaraan Rakor ini tak lain terwujudnya koordinasi dan sinergitas dalam penyelenggaraan pola pembibitan antara pemerintah daerah dengan PTDI – STTD serta terwujudnya pelaksanaan SIPENCATAR Pola Pembibitan Tahun 2020 yang transparan dan akuntabel serta kesesuaian antara kebutuhan SDM Pemerintah Daerah dengan penetapan formasi dari Kemenpan-RB.
.
Dapat dilaporkan bahwa sejak tahun 2014 kementerian perhubungan telah memiliki pola pembibitan dimana program ini merupakan program yang memberikan kesempatan pada putra-putri daerah untuk dapat bergabung masuk di perguruan tinggi dibawah naungan Kementerian Perhubungan. Seperti diketahui bahwa sekolah di Kementerian Perhubungan terdiri dari Matra Darat, Matra Laut, Matra Udara dan Perkeretaapian tetapi dalam pola pembibitan masih dilakukan kerja sama baru di matra darat khususnya di PTDI – STTD. “dalam sambutan Menteri Perhubungan yang disampaikan oleh Kepala Badan Pengembangan SDM Perhubungan Sugihardjo”. (AG)

PTDI-STTD membuka peluang bagi putra putri Sultra menjadi calon taruna

Kendari ptdisttd.ac.id – Politeknik Transportasi Darat Indonesia (PTDI)-STTD membuka peluang bagi putra-putri Sulawesi Tenggara yang ingin mendaftar menjadi taruna di sekolah kedinasan.

Pendaftaran dimulai 1 hingga 30 April 2020.

Melalui kegiatan Sosialisasi di SMKN 4 Kendari “Kami melakukan kunjungan ke Sultra guna membuka peluang calon taruna baru di Kemenhub baik di perhubungan darat, laut, udara dan perkeretaapian untuk masyarakat Sultra. Kami hadir langsung di sini untuk sosialisasi kepada mereka,” ujar Direktur Politeknik Transportasi Darat Indonesia (PTDI) STTD, Hindro Surahmat, Selasa (18/2).

Hindro Surahmat menambahkan hari ini pihaknya akan bersosialisasi di beberapa sekolah-sekolah. Ini menjadi kegiatan yang memberikan informasi cukup bagi masyarakat Sultra untuk membangun SDM perhubungan. Sebab SDM perhubungan baik pusat maupun daerah terutama di Kendari masih sangat diperlukan.

“Menurut saya untuk wilayah Sultra masih sangat kurang untuk taruna STTD. Sehingga saya perlu turun langsung ke Sultra. Selain sosialisasi terkait STTD, saya juga ingin sosialisasi dengan jajaran pemerintah baik di provinsi maupun kabupaten dan kota sehingga bisa menginformasikan penerimaan ini kepada putra putri daerah yang ada di di Sultra,”ungkapnya didampingi Kepala BPTD Wilayah XVIII Sultra, Benny Nurdin Yusuf.

Calon taruna akan melakukan tahapan seleksi seperti seleksi berbasis Computer Assisted Test (CAT), psikotes, kesehatan, kesemaptaan dan wawancara. “Kalau kebutuhan taruna di Kemenhub kementerian perhubungan yang akan di angkat jadi pegawai itu formasinya 2.676 baik taruna untuk darat, laut, udara dan perkeretaapian. Setiap tahun seperti itu. Jadi sangat sayang bila tidak dimanfaatkan oleh pemuda pemudi Sultra. Namun untuk taruna ada juga penerimaan yang non PNS dan akan bekerja di perusahaan-perusahaan swasta,”terangnya.

Sultra sangat beruntung, dari beberapa provinsi diregional Sulawesi, hanya tiga daerah dipilih jadi sasaran sosialisasi. “Yakni Gorontalo, Mamuju dan Sultra. Saya berharap bisa menginformasikan sekolah yang berada di bawah naungan Kemenhub. Ini harus dimanfaatkan putra putri daerah karena kesempatan juga untuk menjadi pegawai negeri tanpa mengurangi formasi yang ada di daerah,”kata mantan Kepala Dishub Sulawesi Tengah itu. Sementara itu, Kepala BPTD Wilayah XVIII Sultra, Benny Nurdin Yusuf menyambut baik penerimaan taruna STTD untuk para putra putri Sultra.

“Sosialisasi kami laksanakan di SMKN 4 Kendari hari ini. Kami undang 10 sekolah lainnya di kota Kendari. Sehingga ini dapat tersosialisasi dengan baik. Ambil peluang ini, demi peningkatan SDM Perhubungan Sultra,” ujarnya. (rah/b)

Sumber : https://kendaripos.co.id/2020/02/pendaftaran-taruna-dibuka-1-april-kemenhub-butuh-2-676-pegawai-jebolan-sttd/

STTD Resmi Menjadi PTDI-STTD

Bekasi ptdisttd.ac.id – Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD) yang mana sekarang resmi menjadi Politeknik Transportasi Darat Indonesia (PTDI)-STTD melangsungkan acara penyerahan SK Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) tentang kebutuhan Pegawai Negeri Sipil (PNS) lulusan Pola Pembibitan Daerah STTD sekaligus meresmikan secara simbolis Politeknik Transportasi Darat Indonesia (PTDI)-STTD yang bertempat di Gedung Auditorium Giri S Hadihardjono PTDI-STTD Bekasi.

Penyerahan SK Kebutuhan PNS lulusan Pola Pembibitan Daerah STTD dilakukan langsung oleh Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) TJahjo Kumolo kepada 37 Pemerintah Daerah, didampingi oleh Kepala BPSDMP Sugihardjo yang mewakili Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, serta Direktur PTDI-STTD Hindro Surahmat. Jumat pagi (31/1).

Selain itu pada kesempatan ini juga dilaksanakan peresmian secara simbolis PTDI-STTD berdasarkan Peraturan Menteri Perhubungan No. 50 Tahun 2019 tentang Organisasi dan Tata Kerja PTDI-STTD, dengan demikian STTD yang dikenal selama ini berubah kelembagaannya menjadi Politeknik Transportasi Darat Indonesia (PTDI)-STTD.

Dengan perubahan kelembagaan ini, semoga PTDI-STTD yang akan senantiasa mampu menjawab berbagai tantangan dan memanfaatkan peluang dalam penyelenggaraan Pendidikan di Era Industry 4.0. Serta kedepannya PTDI-STTD akan meluluskan putra putri Indonesia yang memiliki kemampuan tentang complex problem solving (kemampuan memecahkan masalah), social skill (kemampuan negosiasi, persuasi), pembelajaran tentang process skill (kemampuan dari active listening, logical thinking dan monitoring), kemampuan system skill (kemampuan untuk melakukan professional judgement) dan pembelajaran cognitive abilities (ketrampilan) dalam bidang perhubungan.

(AG)

Kuliah Umum bersama H. Agum Gumelar

Bekasi ptdisttd.ac.id – Politeknik Transportasi Darat Indonesia – STTD Bekasi melaksanakan kuliah umum dengan Narasumber Jenderal TNI (Purn) H. Agum Gumelar, M.Sc yang mengangkat tema “Pembangunan Karakter Dengan Wawasan Kebangsaan” bertempat di Auditorium Giri Suseno PT DI – STTD Bekasi, Jumat (17/1).
Turut hadir Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan Umiyatun Hayati Triastuti dan Sekretaris Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan M. Popik Montanasyah serta Kepala Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan Darat Suharto yang mendampingi Direktur PTDI-STTD Hindro Surahmat dalam kegiatan kuliah umum ini.


Kegiatan kuliah umum ini di ikuti oleh seluruh Civitas Akademika PTDI-STTD dari Pegawai, Dosen dan Taruna/i. Dalam kuliah umum ini Agum Gumelar menyampaikan materi terkait sejarah bangsa Indonesia dan pentingnya memiliki karakter dan wawasan kebangsaan. Untuk memperkuat jiwa nasionalisme para generasi penerus bangsa harus selalu berpegang teguh pada 4 (empat) pilar kebangsaan yaitu Pancasila, Undang-Undang Dasar (UUD) 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Bhineka Tunggal Ika.
PTDI-STTD sebagai salah satu lembaga pendidikan vokasi yang memegang peran penting untuk menciptakan SDM Transportasi yang berkompeten harus memiliki karakter dan wawasan kebangsaan guna meningkatkan daya saing bangsa di era persaingan global. Diharapkan PTDI-STTD dapat menciptakan SDM Perhubungan yang tak hanya mampu mencetak SDM yang prima, profesional, beretika, dan mampu bersaing di dunia kerja, namun juga SDM yang memiliki jiwa nasionalisme dan karakter wawasan kebangsaan.

(AG)

Selamat Datang Pak Direktur! Pisah Sambut Ketua STTD dengan Direktur PTDI-STTD

Bekasi ptdisttd.ac.id – Pisah Sambut Ketua Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD) Eddy Gunawan, ATD, M.Eng.Sc dengan Direktur Politeknik Transportasi Darat Indonesia (PTDI)-STTD Hindro Surahmat, ATD, M.Si berlangsung dengan lancar. Senin (16/12). Acara dihadiri oleh segenap Civitas Akademika PTDI-STTD dan beberapa tamu undangan. Acara yang berlangsung kemarin pagi di gedung Auditorium Giri S Hadihardjono STTD ini, dimeriahkan oleh penampilan taruna/i seperti Musikalisasi puisi dan persembahan lagu oleh tim brassband PTDI-STTD dan tim Marching Band Gita Jata Wiratama PTDI-STTD cukup menambah kesan haru sekaligus bahagia dalam acara pisah sambut tersebut.

Dengan adanya pisah sambut tersebut, Ketua STTD Eddy Gunawan, ATD, M.Eng.Sc secara resmi mengucapkan selamat tinggal kepada seluruh Civitas Akademika STTD sedangkan Hindro Surahmat, ATD, M.Si resmi mulai mengabdi di PTDI-STTD.
Terima kasih dan selamat mengemban tugas baru untuk Ketua STTD Eddy Gunawan, ATD, M.Eng.Sc.
Selamat datang dan selamat bergabung untuk Direktur PTDI-STTD Hindro Surahmat, ATD, M.Si.

(AG)

STTD RAYAKAN DIES NATALIS KE-39 SETELAH RESMI BERUBAH LEMBAGA MENJADI PTDI-STTD

Bekasi ptdisttd.ac.id – Direktur Politeknik Transportasi Darat Indonesia – STTD (PTDI-STTD) Eddy Gunawan memimpin upacara sebagai Inspektur Upacara pada perayaan Dies Natalis Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD) Bekasi ke-39, upacara di laksanakan di halaman lapangan Rektorat kampus STTD Bekasi dengan dihadiri Staf Ahli Menteri Perhubungan Bidang Ekonomi Kawasan dan Kemitraan Gede Pasek Suardika, Ketua Dewan Pengurus Pusat (DPP) Ikatan Alumni Ahli Lalu Lintas (IKALL) serta Forum Koordinasi Orang Tua (FKO) PTDI-STTD. Jumat pagi (6/12) Bekasi.Dalam rangka Dies Natalis yang ke-39, STTD menyelenggarakan serangkaian acara Fun Games, Donor Darah, Makan Bersama, serta Lintas Medan Desa Cibuntu Kabupaten Bekasi. “Momentum Dies Natalis juga merupakan salah satu sarana untuk menunjukkan kepada para insan perhubungan atas peran PTDI-STTD yang hadir di tengah-tengah masyarakat, dan dalam kesempatan tersebut Direktur PTDI-STTD memotong tumpeng sebagai wujud syukur atas bertambahnya umur STTD.
Foto bersama Direktuk PTDI (tengah), Ketua DPP IKALL (kiri) dan Staf Ahli Kemenhub Bid Ekonomi dan Kemitraan (kanan)

Foto bersama Direktuk PTDI (tengah), Ketua DPP IKALL (kiri) dan Staf Ahli Kemenhub Bid Ekonomi dan Kemitraan (kanan)

Dalam sambutan dan pidatonya, Direktur PTDI-STTD Eddy Gunawan menyampaikan dimulai pada tahun 1951 dimana saat itu lembaga kita yang tercinta ini masih bernama Akademi Lalu Lintas yang kemudian pada tahun 1980 berubah menjadi Balai Pendidikan dan Latihan Lalu Lintas Angkutan Jalan Raya (BPL LLAJR) dimana saya sendiri adalah salah satu lulusannya di masa itu. Kemudian pada tahun 2000 lembag ini berubah bentuk dan nama menjadi Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD) yang kita kenal sampai dengan saat ini. Namun seiring dengan perkembangan pendidikan tinggi Indonesia, lembaga yang kita cintai ini telah secara resmi berganti nama menjadi Politeknik Transportasi Darat Indonesia – STTD (PTDI-STTD) berdasarkan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 50 Tahun 2019.“Perubahan di era PTDI-STTD ini tentunya harus dapat memacu semangat kita untuk selalu menjadi lebih baik melalui langkah-langkah strategis yang akan kita wujudkan bersama-sama”.

Aksi Gita Jata Wiratama beri ucapan Dies Natalis

Langkah ini dimulai dari menyelenggarakan proses pembelajaran yang mengarusutamakan karakter dan pengalaman Pancasila. Nilai-nilai kebangsaan dalam Pancasila harus dapat tertanam dan diamalkan dengan baik oleh segenap civitas akademika STTD. Langkah berikutnya yang tidak kalah penting adalah berkaitan dengan daya saing sumber daya manusia Indonesia secara global yaitu melalui pengembangan kemampuan berbahasa Inggris kepada seluruh civitas akademika.Selain itu, proses pembelajaran di sekolah kita tercinta ini harus dapat memacu dan membentuk para peserta didik yang creative (kreatif), innovative (inovatif), competitive (kompetitif), integrity (berintegritas) serta memiliki sikap kasih sayang (compassion) yang kuat agar dapat bermanfaat bagi bangsa dan negara kita tercinta.(AG)

STTD telah berubah nomenklatur lembaga menjadi PTDI – STTD

Surabaya ptdisttd.ac.id – Dalam acara Sosialisasi Perubahan Nomenklatur Politeknik Transportasi Darat Indonesia – STTD yang dibuka oleh Direktur PTDI – STTD Eddy Gunawan dengan pemateri sosialisasi Kepala Pusat Pengembangan SDM Perhubungan Darat Suharto serta Wakil Direktur PTDI – STTD pada Kamis pagi (28/11) di hotel JW Marriott Surabaya.

Berdasarkan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 50 tahun 2019 Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD) Bekasi berubah kelembagaan menjadi Politeknik Transportasi Darat Indonesia – STTD (PTDI – STTD) yang mengacu Pada UU Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi.

Penandatangan MoU bersama Pemerintah Kabupaten Sukamara, Kabupaten Tuban dan Kabupaten Bulukumba

Acara berlangsung lancar dengan di hadiri oleh 74 Prov/Kab/Kota yg telah MoU dengan PTDI – STTD.
Selain sosialisasi, di tengah acara dilaksanakan pula penandatanganan MoU dengan beberapa Pemerintah Daerah Kabupaten Sukamara, Kabupaten Tuban dan Kabupaten Bulukumba.

Foto bersama setelah usai acara Sosisalisasi PTDI-STTD

Kedepannya PTDI-STTD akan meluluskan putra putri Indonesia yang memiliki kemampuan tentang complex problem solving (kemampuan memecahkan masalah), social skill (kemampuan negosiasi, persuasi), pembelajaran tentang process skill (kemampuan dari active listening, logical thinking dan monitoring), kemampuan system skill (kemampuan untuk melakukan professional judgement) dan pembelajaran cognitive abilities (ketrampilan) dalam bidang perhubungan. (AG)

Lantik 2.597 Perwira Transportasi, Menhub : Ini Komitmen Kami Tingkatkan Kualitas dan Kuantitas SDM

Jakarta sttd.ac.id – Kementerian Perhubungan melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP) tahun ini melantik sebanyak 2.597 Perwira Transportasi lulusan Sekolah Perhubungan. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan bahwa pelantikan ribuan Taruna-Taruni ini merupakan bentuk dari komitmen Kemenhub dalam meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) baik secara kualitas maupun kuantitas.

“Sebagaimana disampaikan bapak Presiden, Indonesia tengah berupaya meningkatkan kualitas SDMnya. Oleh karenanya kami konsisten dengan apa yang disampaikan oleh Pak Presiden agar semua potensi pengembangan SDM ini diitensifkan diperbaiki, kita akan tingkatkan baik dari segi kualitas maupun kuantitas,”ujar Menhub Budi usai memimpin Upacara Pelantikan Perwira Transportasi Terpadu pada Rabu (18/9) di lapangan Silang Monas Jakarta.

Jumlah lulusan yang mengikuti Pelantikan Perwira Transportasi Terpadu Tahun 2019 ini mengalami peningkatan, setelah pada tahun 2017 diikuti 2.046 orang lulusan dan pada tahun 2018 lalu diikuti sebanyak 2.472 orang lulusan.

Menhub Budi mengungkapkan, Kemenhub akan mengembangkan pola pelatihan baik di akademik maupun politeknik secara lebih intensif. Salah satunya dengan cara meningkatkan kompetensi bahasa dan kemampuan teknis. Selain itu, juga memberikan ilmu terkait keselamatan bertransportasi.

“karena pada dasarnya lulusan perwira tersebut akan memiliki jabatan dan fungsi yang strategis ke depannya,”

Lebih lanjut Menhub mengungkapkan, selain mengelola lulusan perwira, ia akan terus berupaya meningkatkan kualitas dan kuantitas SDM Transportasi melalui Diklat Pemberdayaan Masyarakat (DPM) dengan waktu singkat, bagi masyarakat yang sudah bekerja di bidang transportasi, tetapi belum memiliki keahlian atau sertifikat, maupun bagi masyarakat umum.

“Jadi antara lulusan perwira dan Diklat Pemberdayaan Masyarakat ini harus sejalan. Kita utamakan adakan vokasi dalam waktu satu sampai dua minggu atau tiga hari belajar tentang safety agar mereka lebih mengerti,” ungkap Menhub Budi.

Lebih lanjut Menhub Budi menjelaskan bahwa lulusan perwira ini bisa berkarier tidak hanya di dalam negeri namun juga bisa sampai ke luar negeri.

“Kalau di industri atau sektor laut bahkan sudah ditunggu di pemilik-pemilik kapal untuk bekerja di dalam dan di luar negeri, jadi tidak terbatas di kementerian perhubungan. Udara juga banyak sekali ke maskapai di dalam maupun luar negeri, darat agak punya spesifik sendiri, karena perlu memiliki kompetensi yang sesuai di seluruh Indonesia. Sementara di sektor kereta api, dibutuhkan banyak SDM di dalam negeri karena adanya LRT dan MRT,” jelas Menhub Budi.

Sementara itu Ketua Komisi V DPR RI Fary Djemy Francis yang turut hadir dalam acara tersebut mengatakan, akan mendukung secara penuh Kementerian Perhubungan dalam mengembangkan Sumber Daya Manusia (SDM). Dukungan tersebut dalam bentuk anggaran dan legislasi, sesuai dengan tanggung jawab dari DPR RI.

“Sebagai ketua komisi V saya menyampaikan selamat hari perhubungan nasional sebagai mitra kemenhub di komisi V kami terus memberikan dukungan dalam bentuk berkaitan dengan tugas dan tanggung jawab kita. Berkaitan dukungan anggaran, berkaitan dukungan legislasi yang berkaitan dengan pengawasan kita,”ujar fary.

Fary juga menuturkan alumni-alumni dari taruna Perhubungan dapat menjadi role model bagi PNS yang bertugas di pelosok negeri. Sehingga SDM perhubungan memiliki kualitas yang baik dan dapat membangun bangsa.

“Hari ini kita semua menyaksikan langsung wisuda taruna dari kementerian perhubungan. Kita mendengarkan di lapangan, di daerah alumni-alumni dari taruna perhubungan amat sangat dibutuhkan dan menjdai role model, menjadi model bagi PNS dan petugas khususnya merweka yang ditempatkan di daerah tertinggal, perbatasan dan kepulauan. Mereka bisa menjadi contoh bisa menjadi model,” tandas Fary.

Para Perwira Transportasi yang dilantik pada hari ini berasal dari 15 Sekolah yang terbagi atas tiga matra yaitu Darat, Laut dan Udara dengan rincian, untuk Matra Darat, Sekolah Tinggi Transportasi Darat Bekasi, Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan Tegal, Politeknik Perkerataapian Indonesia Madiun.

Matra Laut yaitu, Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran Jakarta, Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Semarang, PIP Makassar, Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Surabaya, Poltekpel Banten, Poltekpel Barombong, dan Poltekpel Sumatera Barat.

Sedangkan Matra Udara yaitu, Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia Curug, Politeknik Penerbangan Surabaya, Akademi Teknik dan Keselamatan Penerbangan (ATKP) Makassar, ATKP Medan dan Akademi Penerbang Indonesia Banyuwangi.

Sekolah – sekolah transportasi di lingkungan BPSDMP tersebut melaksanakan pendidikan dan pelatihan yang menitikberatkan pada 3 (tiga) hal, yaitu pembangunan karakter positif, peningkatan akses dan kualitas pendidikan, serta mendorong link and match antara industri dengan pendidikan vokasi.

Pada upacara wisuda terpadu tersebut, dilakukan prosesi penyematan Epolet Perwira dan pengalungan Samir kepada 3 (tiga) perwakilan lulusan terbaik dari masing-masing matra oleh Menhub.

Selain Upacara pelantikan, sebagai acara tambahan yaitu, pemberian ucapan terima kasih dari Perwira Transportasi kepada Ibu Asuh Taruna, Pemberian Tali Kasih kepada anak Yatim Piatu, Penampilan Marching Band Gita Jata Wiratama STTD, dan parade pakaian adat 34 provinsi oleh 34 Taruna dari masing masing matra. (LKW/RDL/YSP/HA).